Analisis Efektivitas Edukasi Digital Dalam Meningkatkan Kesadaran Jejak Digital Menggunakan Uji Mcnemar Pada Siswa SMP Negeri 3 Pamulihan Desa Cilembu
Keywords:
Edukasi Digital, jejak digital, kesadaran siswa, uji McNemarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi digital dalam meningkatkan kesadaran jejak digital pada siswa SMP Negeri 3 Pamulihan, Desa Cilembu, Kabupaten Sumedang. Kesadaran terhadap jejak digital menjadi penting seiring meningkatnya penggunaan internet dan media sosial di kalangan remaja, yang berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang terhadap reputasi dan masa depan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri dari 45 siswa kelas VIII yang mengikuti kegiatan edukasi digital bertema “Jejak Digital: Cerminan Masa Depan”. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test dengan kategori kesadaran biner (sadar dan tidak sadar), kemudian dianalisis menggunakan Uji McNemar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran jejak digital yang signifikan setelah pelaksanaan edukasi digital, ditunjukkan oleh nilai p-value yang lebih kecil dari 0,05. Seluruh siswa mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya etika bermedia, privasi digital, dan tanggung jawab dalam penggunaan teknologi. Temuan ini diperkuat oleh hasil refleksi siswa yang menunjukkan perubahan sikap dan perilaku digital ke arah yang lebih bijak. Dengan demikian, edukasi digital terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran jejak digital siswa dan dapat dijadikan strategi pembelajaran yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.
References
Afrina, D., Putri, S., & Handayani, R. (2024). The low level of digital literacy in Indonesia: An analysis of online media content. Journal of Media and Communication Studies, 16(2), 45–59.
AJPOR. (2020). The role of digital literacy on online opportunity and online risk in Indonesian youth. Asia Journal of Policy and Research, 8(4), 56–68.
APJII. (2024). Laporan pengguna internet Indonesia 2024. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.
Buchanan, T. (2017). Digital footprints of the young: Privacy concerns and awareness among teen social media users. SAGE Open, 7(3), 1–11. https://doi.org/10.1177/2158244017733366
Harmawati, S., Putra, A., & Lestari, D. (2023). Digital literacy skills and student behavior in using educational technology platforms. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.4532167
Khusaini, M., Prasetyo, A., & Hidayat, R. (2025). Effect of isomorphic problems with feedback to reduce student misconceptions. Journal of Physics Education Research, 11(2), 33–41.
Ophir, Y. (2019). Impact of social media use on adolescent mental health: Risks and outcomes. Computers in Human Behavior, 99, 190–197. https://doi.org/10.1016/j.chb.2019.05.015
Palupi, D. (2023). Digital footprint management training for adolescents in Kabupaten Simo. Journal of Education and Community Engagement, 5(2), 45–58.
Raharjo Jati, M. (2023). Digital literacy among Indonesian youth: Challenges and interventions. Journal of Knowledge Management and Information, 13(1), 120–134.
Ratri, P., & Aviyanti, N. (2025). Promoting digital literacy in schools through social media engagement. Journal of Pedagogical Education, 14(1), 23–35.
Saputra, A., Yuniarti, R., & Sari, F. (2024). Digital literacy and mental health support among adolescents in Indonesia. Southeast Asian Journal of Public Health, 12(2), 77–90.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Surbakti, R. (2025). Edukasi waspada jejak digital untuk karir masa depan. Journal of Digital Education, 7(1), 22–30.
UNESCO. (2023). Digital literacy global framework. UNESCO Institute for Information Technologies in Education.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Teni Deinarosa Hermalia, Indri Nur Sukmawati, Silvi Nurinsan, Sagara Andi Ladzuardhi, Onoy Rohaeni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.