Penerapan Data Mining Metode K-Means Clustering untuk Analisis Pola Gaya pada Fashion dalam Mengidentifikasi Preferensi Konsumen

Authors

  • Mulyati Eka Saputri Universitas Koperasi Indonesia
  • Onoy Rohaeni Universitas Koperasi Indonesia
  • Cahya Rahmawati Universitas Koperasi Indonesia
  • Ashafa Multazam Universitas Koperasi Indonesia
  • Betrand Athariq Delpiero Universitas Koperasi Indonesia

Keywords:

data mining, K-Means clustering, produk fashion, preferensi konsumen

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode data mining menggunakan algoritma K-Means Clustering dalam menganalisis pola gaya pada produk fashion guna mengidentifikasi preferensi konsumen. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa dataset Fashion Product Images (Small) yang diperoleh dari Kaggle, dengan jumlah awal lebih dari 44.000 data produk fashion. Setelah melalui tahap pra-pemrosesan data yang meliputi pembersihan data, penghapusan nilai kosong dan data duplikat, transformasi data kategorikal menggunakan label encoding, serta normalisasi data, diperoleh sebanyak 7.091 data yang siap dianalisis. Atribut yang digunakan dalam proses clustering meliputi gender, masterCategory, subCategory, articleType, baseColour, season, usage, dan year. Penentuan jumlah klaster optimal dilakukan menggunakan metode Elbow dengan analisis nilai Within-Cluster Sum of Squares (WCSS), yang menunjukkan bahwa jumlah klaster terbaik adalah empat klaster. Hasil penerapan algoritma K-Means Clustering menghasilkan pengelompokan produk fashion ke dalam empat klaster dengan karakteristik pola gaya yang berbeda, yaitu gaya kasual sehari-hari, gaya formal dan semi-formal, gaya kasual modern dengan variasi warna, serta gaya sportswear dan aktivitas santai. Setiap klaster merepresentasikan kecenderungan preferensi konsumen terhadap jenis produk fashion tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa algoritma K-Means Clustering efektif digunakan untuk mengidentifikasi pola gaya dan preferensi konsumen pada produk fashion digital, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam pengembangan strategi pemasaran, segmentasi produk, dan pengambilan keputusan pada industri fashion digital.

References

Babu, M. M., & Arunraj, P. (2019). Fashion marketing management. New Delhi: New Century Publications.

Bahar, A., Pramono, B., & Sagala, L. H. S. (2016). Penentuan strategi penjualan menggunakan metode K-Means. SemanTIK, 2(2), 75–86.

Byjuith, A. (2023, October). Data preprocessing for machine learning. ResearchGate. Retrieved November 13, 2025, from https://www.researchgate.net/publication/375081512

Dalimunthe, R. F., & Putri, R. A. (2024). Data mining on women’s clothing sales in marketplaces with the K-Means clustering algorithm. Indonesian Journal of Artificial Intelligence and Data Mining, 7(2), 476–484.

Kaggle. (2024). Fashion product images (small) dataset. Retrieved from https://www.kaggle.com/datasets/paramaggarwal/fashion-product-images-small

Kemenparekraf. (2022). Laporan tahunan ekonomi kreatif Indonesia.

Mardalius. (2018). Pemanfaatan Rapid Miner Studio 8.2 untuk pengelompokan data penjualan aksesoris menggunakan algoritma K-Means. Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi, 4(2), 123–132.

Nazir, M. (2017). Metode penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Normah, N., Nurajizah, S., & Salbinda, A. (2021). Penerapan data mining metode K-Means clustering untuk analisa penjualan pada toko fashion hijab Banten. Jurnal Teknik Komputer AMIK BSI, 7(2).

Nurajizah, S. (2019). Analisa transaksi penjualan obat menggunakan algoritma Apriori. INOVTEK, 4(1), 35–44.

Pradnyana, G. A., & Agustini, K. (Edisi 1). Konsep dasar data mining (Modul 01, MSIM4403).

PublishJurnal. (2024, Februari 15). Penelitian kuantitatif eksploratori. https://publishjurnal.com/2024/02/15/penelitian-kuantitatif-eksploratori/ (Diakses 12 November 2025)

Siregar, M. H. (2018). Data mining klasterisasi penjualan alat bangunan menggunakan metode K-Means. Jurnal Teknologi dan Open Source, 1(2).

Statista. (2024). Global apparel market report. Retrieved from https://www.statista.com/topics/5091/apparel-market-worldwide/

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sulianta, F., Ulfah, K., & Amalia, E. (2024). Revealing consumer preferences in the fashion industry using K-Means clustering. International Journal of Engineering Continuity, 3(2).

Yulianti, Y., Utami, D. Y., Hikmah, N., & Hasan, F. N. (2019). Penerapan data mining menggunakan algoritma K-Means untuk mengetahui minat customer di toko hijab. Jurnal Pilar Nusa Mandiri, 15(2), 241–246.

Downloads

Published

2026-01-25

How to Cite

Saputri, M. E., Rohaeni, O., Rahmawati, C., Multazam, A., & Delpiero, B. A. (2026). Penerapan Data Mining Metode K-Means Clustering untuk Analisis Pola Gaya pada Fashion dalam Mengidentifikasi Preferensi Konsumen. Data Enthusiast: Jurnal Ilmiah Sains Data, 2(1), 11–24. Retrieved from https://journal2.ikopin.ac.id/index.php/dataenthusiast/article/view/15