Perbandingan Model Regresi Linier Berganda untuk Memprediksi Kasus Stunting di Indonesia

Authors

  • Ryan Fadhillah Faizal Hakim Universitas Koperasi Indonesia
  • Sevi Nurafni Universitas Koperasi Indonesia

Keywords:

stunting, regresi linier berganda, OLS

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan yang tengah dihadapi Indonesia, yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan kognitif anak-anak, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun dan membandingkan model regresi linier berganda guna memprediksi jumlah kasus stunting di Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Kementerian Dalam Negeri serta data Hasil Riset Kesehatan Dasar 2018 dari Kementerian Kesehatan. Metode yang digunakan adalah Ordinary Least Squares (OLS). Variabel-variabel independen yang dianalisis meliputi jumlah balita, penanganan tinja, akses ke rumah sakit dan puskesmas, insiden diare, status gizi buruk, program pemberian makanan tambahan, imunisasi, dan prematuritas. Analisis menunjukkan bahwa beberapa variabel, seperti jumlah balita, akses ke rumah sakit, diare, status gizi buruk, dan program pemberian makanan tambahan, memiliki pengaruh signifikan terhadap jumlah kasus stunting. Hasil model menunjukkan bahwa model 1 regresi linier yang dibangun memiliki nilai Adj. R-Squared sebesar 97,2% dan model 2 regresi linier memiliki nilai Adj. R-Squared sebesar 96% yang menunjukkan kemampuan model dalam menjelaskan variabilitas data stunting dengan baik. Kedua model ini dapat digunakan untuk memprediksi kasus stunting dan mengidentifikasi variabel-variabel yang berkontribusi secara signifikan. Kesimpulannya, model regresi linier berganda yang dikembangkan dapat menjadi alat yang efektif dalam memprediksi kasus stunting dan membantu pemerintah serta pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi intervensi yang lebih tepat guna mengurangi prevalensi stunting di Indonesia.

References

Amstrong, Scott J. (2012). Illusion in Regression Analysis, International Journal Forecasting, Vol. 28, 689-693

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Bruce, P., Bruce, A., & Gedeck, P. (2020). Practical Statistics for Data Scientists. Sebastopol, CA: O’Reilly Media, Inc.

Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariete Dengan Program IBM SPSS 23. Edisi 8. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Izzati, A. Z., & Ermi, N. (2024). Hubungan riwayat BBLR dan kelahiran prematur terhadap kejadian stunting balita di Kabupaten Ogan Ilir. Prepotif: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 8(1).

Jamalludin, M., Trisnawati, E., Widiyastutik, O., & Saleh, I. (2023). Perilaku buang air besar sembarangan dan sanitasi air sebagai faktor risiko stunting. Jurnal Borneo Akcaya, 9(2), 165-175.

Kamilah, A., Ramadhaniah, Tahara Dilla Santi, & Biomed, M. (2022). Hubungan akses pelayanan kesehatan, BBLR, ASI eksklusif dan asupan protein dengan kejadian stunting pada balita usia > 6-59 bulan di wilayah kerja PUSKESMAS Baitussalam Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar tahun 2022. Journal of Health and Medical Science, 1(1).

Lan, W., Zhong, P., Li, R., Wang, H., & Tsai, C. (2016). Testing a Single Regression Coefficient in High Dimensional Regression Model. ERN: Other Econometrics: Econometric Model Construction. https://doi.org/10.2139/ssrn.2783153.

Lestari, T. R. P. (2023). Stunting di Indonesia: Akar Masalah dan Solusinya (Vol. XV, No. 14/II/Pusaka/Juli/2023). Jakarta Pusat: Bidang Kesejahteraan Rakyat Pusat Analisis Keparlemenan, Badan Keahlian DPR RI.

Mardlatilla, D. C., & Ratih, I. D. (2022). Analisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap stunting menggunakan regresi data logistik biner (Studi Kasus: Desa Jongbiru Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri). Jurnal Teknik ITS, Vol. 11(2). Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Rahman, H., Rahmah, M., & Saribulan, N. (2023). Upaya penanganan stunting di Indonesia: Analisis bibliometrik dan analisis konten. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa (JIPSK), Vol VIII(1), Juni, 2023.

Safitri, E., Basriati, S., & Mulyani, S. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting terhadap balita menggunakan analisis regresi logistik. Zeta – Math Journal, 7(2), 47-52. https://doi.org/10.31102/zeta.2022.7.2.47-52

WHO. (2015, November 19). Stunting in a nutshell. Diakses pada 22 Juni 2024, dari https://www.who.int/news/item/19-11-2015-stunting-in-anutshell#:~:text=Stunting%20is%20the%20impaired%20growth%20and%20development%20that,devitions%20below%20the%20WHO%20Child%20Growth%20Standards%20median

WHO. (n.d.). Global Nutrition Targets Tracking Tool: Stunting. Diakses pada 22 Juni 2024, dari https://www.who.int/data/nutrition/tracking-tool/stunting

Downloads

Published

2025-01-13

How to Cite

Hakim, R. F. F., & Nurafni, S. (2025). Perbandingan Model Regresi Linier Berganda untuk Memprediksi Kasus Stunting di Indonesia. Data Enthusiast: Jurnal Ilmiah Sains Data, 1(1), 31–40. Retrieved from https://journal2.ikopin.ac.id/index.php/dataenthusiast/article/view/5